Program Boarding School Sains Riset & Teknologi MAN 1 Surakarta adalah salah satu program unggulan jurusan IPA yang menyediakan fasilitas asrama dan pengembangan diri untuk siswanya. Program ini diharapkan untuk menyiapkan peserta didik yang berakhlakul kharimah, taat dalam beribadah, dan mempunyai bidang keahlian sains, bahasa Inggris, dan ICT (Information and Communication Technologies) sehingga mampu mengembangkan diri sebagai intelektual muslim.
Tampilkan postingan dengan label BELVARETTA QUARTHERESHA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BELVARETTA QUARTHERESHA. Tampilkan semua postingan
Rabu, 17 November 2021
INTERNATIONAL DAY OF TOLERANCE
Toleransi
Menghargai dan menghormati hal dasar
Namun jarang dilakukan
Karena memandang rendah
Toleransi harus dilakukan walaupun hal dasar
Toleransi ialah hal yang wajib
Walaupun hanya dimaknai oleh sebagian orang
Belum tentu semua orang tau makna itu
Karena semua orang hanya mementingkan kata
Oleh :
Diajeng Syifa Dika Nugrahani
Ardina Rinasa Aulia
Anissa Isnaini Nurrizqika
Falihah Azka 'Ulayya
Nur Laili Apriliana
Naila Aqillatul Allima
Alya Mukhbita Makarim
Nayla Amalia Putri
Ammara Ziska
Aqeela Mahsana
Naura Taqia
Lutvy Ervita
Agmalinda Rahmadinta
Nayla Amalia Putri
Ammara Ziska
Rabu, 10 November 2021
| Nadya Salma Aya Sofia & Naura Nabila Ismail |
- Pahlawan -
Ilma Khalisatul Muntaha & Ardranitya Brilian Fery Marchfida
Pahlawan (dari Bahasa Farsi: ﭘﻬﻠﻮﺍﻥ,
"pejuang; pahlawan"). Kata “pahlawan” berarti orang yang menonjol
karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, pejuang yang
gagah berani. Hari pahlawan diperingati pada tanggal 10 November, tujuannya
adalah untuk mengenang jasa para pahlawan yang sudah berjuang demi masa depan Indonesia dan peringatan hari Pahlawan 10 November untuk mengingat pertempuran
Surabaya yang terjadi pada 1945.
Tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 adalah
"Pahlawanku Insipirasiku". Melalui tema itu, generasi muda Indonesia
sekarang ini diharapkan dapat meneladani dan mengimplementasikan nilai-nilai
luhur pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, generasi muda dapat
memiliki semangat dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi
nilai kepahlawanan.
Hari demi hari berlalu. Bulan demi bulan, tetapi pahlawan
tetaplah pahlawan. Pahlawan adalah dia yang berjuang memperjuangkan bangsa.
Tidak hanya itu, seorang pahlawan juga memikirkan masa depan yang akan dihadapi
oleh bangsanya. Tetapi pahlawan bukan hanya orang yang berjuang demi bangsa
saja. Pahlawan juga seorang yang berjuang demi suatu keadilan dan demi hak
orang lain yang harus didapatkan. Contohnya adalah seorang pengacara.
Seorang pengacara berjuang demi mendapatkan hak dan
kebenaran dari orang lain. Tidak hanya pengacara saja, banyak sekali pahlawan
di dunia ini. Salah satunya adalah diri kita sendiri, perlu kita sadari,
walaupun hanya satu kali saja, pasti kita pernah menjadi seorang pahlawan.
Salah satunya membantu meringankan beban orang lain. Dan mungkin hal yang kita
lakukan itu sangat berarti bagi orang lain.
Bagi orang lain, bantuan dari seseorang sangat berarti saat
kita kesusahan. Dengan begitu pasti seseorang yang dibantu akan sangat
berterima kasih dan akan selalu mengenang jasa tersebut. Mungkin tidak semua
orang bisa membalas jasa orang lain. Tetapi setidaknya pasti ada ucapan
terima kasih.
Pantun
Nabila Auni Haya'
Sebuah Goresan Sang Pahlawan
Tsabita Amalia
Nusantara ini telah rimpuh di makan waktu
Mengingat dulu para serdadu berada di garis terdepan
Dengan gagahnya melawan seteru
Dentang jam berbunyi detik demi detik
Hari demi hari berganti tanpa kau sadari
Tak menggetarkan semangat juangmu
Yang terus menggelora di garis khatulistiwa
Cucuran keringat terus mengalir mengiringi langkahmu
Darahmu menjadi air bagi tanah kami
Dengan tekad setinggi langit
Untuk tanah ini engkau berkorban
Ketika sang pusaka dikibarkan
Disitulah kemenangan telah kau genggam
Penjuru bumantara pun
menjadi saksi
Bagaimana engkau memperjuangkan ibu pertiwi
| Chanaya Joen Vitrialaras |
Terimakasih Pahlawanku
Farah Shofa Nuhaa
Bagai patriot tanpa tanda jasa
Kau lindungi Indonesia dari penjajah nista itu
Rela menderita dan mati untuk negeri
Semua bakatmu kau kerahkan sampai titik darah
penghabisan
Pahlawan negeriku terima kasih ku ucapkan
Berkatmu negeri ini bisa menghirup kemerdekaan
Tak terbayang jika semangatmu hilang
Negeri ini takkan pernah bertahan
| Annisa Amarany Nurrahmaningtyas |
Created by :
Nadya Salma Aya S
Naura Nabila Ismail
Ilma Khalisatul Muntaha
Ardranitya Brilian F. M
Nabila Auni Haya’
Tsabita Amalia
Chanaya J Vitrialaras
Farah Shofa Nuhaa
Annisa Amarany N
~ TERIMA KASIH ~
Selasa, 19 Oktober 2021
KALA MAULID TIBA
Mas Haris,adik-adik TPA biasa memanggilku
dengan 2 kata itu.Yap,Setiap hari Senin dan Selasa sore dari ba'da ashar sampai
adzan Maghrib aku selalu menghabiskan
waktu dengan mengajar TPA di masjid Al Falah dekat rumahku,masjidnya dingin,ada
ACnya. Untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan TPA,dibagilah menjadi beberapa
halaqah (kelompok) dan setiap halaqah dibimbing oleh remaja masjid yang salah
satunya ialah aku.Fikria,Eko,Fauzan,Satria,dan Roy mereka adalah anggota
halaqah Abu Bakar As Shiddiq dan aku sebagai pembimbing halaqah Abu Bakar As
Shiddiq.Memang tak mudah menjadi pembimbing,aku harus mampu mengajarkan mereka
cara membaca Quran yang benar dan harus tidak membosankan agar mereka antusias,ditambah
lagi adik-adik ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda.Buat info aja,Selama
pandemi ini kegiatan di TPA menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Hari
ini adalah Senin,Seperti hari Senin biasanya,setelah salat ashar ini aku akan
mendampingi halaqah Abu Bakar As Shiddiq di TPA.Salat ashar pun
selesai,adik-adik mulai berkumpul dengan halaqahnya masing-masing,yap sambil
gojek pastinya,tapi tenang,mereka mengenakan masker dan sudah cuci
tangan,lagipula mereka menjaga jarak kok,serius.Selesai berzikir tiba-tiba aku ingat
bahwa besok sudah tanggal 12 rabiul awwal,itu artinya besok adalah maulid Nabi
Muhammad SAW.Dan benar saja,pengurus masjid Al Falah memanggil para remaja
masjid dan meminta kami untuk menceritakan apa itu maulid nabi ke adik-adik sesuai halaqahnya masing-masing.
Aku
tak perlu bingung,karena Sebenarnya beberapa hari yang lalu para remaja masjid
sudah diajarkan materi tentang maulid nabi oleh Ustaz Bekti selaku pengurus masjid
Al Falah,Beliau juga menyampaikan bahwa pada hari maulid besok tidak ada
kegiatan yang melibatkan warga setempat dalam skala besar,mengingat masih dalam
situasi pandemi,namun kegiatan di TPA tetap dilaksanakan seperti biasa.Yang aku
tak habis pikir kenapa aku bisa lupa kalau besok adalah hari maulid nabi.
Aku
pun menghampiri halaqah Abu Bakar As Shiddiq,terlihat di situ Eko dan Fauzan sedang mengobrol,sementara Roy dan
Satria Nampak tenang dan tertib,dan Fikria sedang membaca sebuah buku.”Assalamualaikum
adik-adik sekalian,semoga kalian sehat selalu ya,Eko …sama Fauzan diem dulu ya
kita bakal berdoa dulu,siapa yang mau mimpin doa?” kemudian Roy spontan berkata
“Aku mas!”,akhirnya Roy pun yang memimpin doa.Selesai berdoa aku mulai mengajak
mereka masuk ke topik maulid nabi,”Siapa yang tahu apa itu maulid nabi?”
kataku,semuanya terdiam bahkan Eko dan Fauzan yang biasanya rame
sekalipun.Tiba-tiba Fikri dengan sedikit rasa malu menjawab pertanyaanku dengan
elegan,dia menjawab “Setahuku maulid Nabi Muhammad merupakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad yang
disertai tradisi peringatan yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah
Nabi Muhammad ﷺ wafat”,mendadak suasana jadi hening dan serius,untuk mencairkan
suasana aku langsung nyeletuk “kamu liat google ya?”,sontak semua tertawa.
Aku
melanjutkannya dengan bercerita tentang maulid nabi selama 30 menit,di tengah
becerita,lagi-lagi Eko dan Fauzan mengobrol.”Ko,Zann…kok ngorol terus si?”
kataku,”hehe ini lho mas si Eko bisa ngecheat di FF” balas Fauzan.”Lah…hubungannya
sama maulid nabi apa ?” jawabku,kemudian Roy menyaut “mungkin di FF ada event
maulid nabi mas”,aku hanya tersenyum dan melanjutkan cerita. Selama aku
bercerita mereka mendengarkanku dengan antusias,ya tentunya mereka sesekali
gojek.
Selesai
bercerita secara mengejutkan Fauzan mengangkat tangan untuk bertanya,aku sangat
senang dia bertanya.”Mas Haris,maulid nabi itu apa?” tanya Fauzan,sontak
semuanya tepuk jidat.Aku menghela napas dan berkata “tadi kan udah dijelasin
sama Fikri trus udah mas Haris jelasin juga kan…hadeh, maulid nabi adalah hari
lahirnya Nabi Muhammad saw,sekarang tak tanya,Nabi Muhammad SAW lahirnya
kapan?”,Fauzan menjawab “Kalo gak salah sih tanggal 12 Rabiul Awwal,bener gak
mas?”,”Iya bener nabi lahir tanggal 12 Rabiul Awwal ,makanya setiap tanggal 12
Rabiul Awwal selalu diperingati sebagai hari maulid nabi dan tahun ini 12
Rabiul Awwal jatuh di hari Selasa besok” kataku.Aku melihat Fikria ia nampak ingin sekali bercerita namun
ia malu,”Fik,kamu mau tanya?” kataku,belum sempat Fikria berbicara,Eko tertawa
sambil berkata “Palingan pengen ke toilet hahaha”,tiba-tiba Fikria pun membalas
“Nggak kok,aku cuman pengen nanya ke mas Haris,mas tadi belum dijelasin tentang
asal-usul perayaan maulid nabi, kok maulid nabi bisa jadi tradisi di Indonesia
gimana,Mas?”.Jujur saja aku cukup terkejut mendengar pertanyaannya,”Oh iya mas
Haris lupa nerangin yang bagian itu tadi,jadi tradisi perayaan maulid nabi
dibawa ke Indonesia atau Nusantara pada waktu itu oleh Wali Sanga,gitu”
jawabku.Kemudian Roy bertanya “Tadi kata mas Haris kan di beberapa daerah,setiap
maulid nabi selalu ada acara perayaan,la di sini ada perayaan maulid nabi nggak
mas?,aku kan orang baru di sini jadi nggak tahu”.”Kalau di sini biasanya cuman
bersih-besih kampung aja sih,kan tanggal merah tu hari maulid nabi,jadi
sekalian bersih-bersih,kan kebersihan sebagian dari iman,tapi tahun ini nggak
ada kegiatan karena pandemi“.Fauzan menyahut “Emang hari maulid nabi libur?”
tanyanya,”iya libur kok,kan tanggal merah tu,berarti besok kalian libur
sekolah” jawabku.”Tapi,aku lihat di berita kalau hari liburnya diundur jadi
hari Rabu di berita “ kata Fikria.Dan seketika aku tahu kenapa sebelumnya aku
bisa lupa kalau hari Selasa besok adalah maulid nabi,aku membaca berita di
sosial media secara tak lengkap sehingga aku mengira bahwa maulid nabi jatuh di
hari Rabu,padahal hanya hari liburnya.
Aku tertawa sendiri mengetahui hal itu di depan Eko,Fauzan,Fikria,Roy,dan Satria,”Mas,kok ketawa sendiri?” tanya Satria.Aku hanya membalasnya dengan senyuman,aku juga mengingatkan ke mereka bahwa bentuk kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW adalah dengan menjalankan sunahnya dan bershalawat padanya.Jam sudah menunjukkan pukul setengah enam sore,aku segera menutup kegiatan dengan membaca doa penutup majelis,kemudian kami semua bersiap untuk salat Magrib.
Pengaruh Pendidikan Kepada Kualitas Anak Pedalaman
Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika para anak yang tinggal di daerah pedalaman begiu sulit mendapat kehidupan yang bias dibilang layak seperti anak pada umumnya. Anak pedalaman kesulitan untuk mendapatkan air bersih, menempuh pendidikan yang sesuai dengan batas kelayakan pendidikan Indonesia dan sulit untuk mengikuti akan perkembangn zaman yang sedang terjadi seperti sekarang ini.
Tidak hanya itu saja, tapi mereka bahkan tidak tahu dengan alat komunikasi seperti telepon genggam. Hal yang harus menjadi sorotan utama adalah betapa sulitnya mereka mendapat pendidikan yang bisa dibilang layak dan menempuh pendidikan dua belas tahun
Pada kenyataannya tidak semua yang terjadi ini salah mereka, kesulitan mereka menjangkau lokasi sekolah menjadi masalah dikarenakan mereka harus melewati sungai terlebih dahulu. Tak hanya itu tapi mereka juga harus berjalan kaki terlebih dahulu yang jaraknya berpuluh puluh kilo meter, dan bahkan ada juga yang tidak menggunakan alas kaki.
Kurangnya tenaga pengajar di pendalaman karena sulitnya mencari pengajaryang mau mengaraj di daerah itu juga begitu disayangkan. Padahal kualitas seseorang itu diukur dari seberapa jauh pendidikan yang sudah dicapai karena kualitas dari seseoranga yang hanya lulusan SD berbeda jauh dengan kualitas dari seorang sarjana. Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa pendidikan begitu berpengaruh terhadap kualitas sesorang anak pedalaman.
PUISI
Sang Penerang Zaman
Ya Nabi Ya Rasulullah
Panutan kami, akhir
dari segala nabi
Engkau datang
menembus dinding kegelapan
Ketika jahiliyah
menguasai zaman
Kaulah surya penerang
umat manusia
Kaulah purnama
ditengah gulita
Engkaulah cahaya di
atas cahaya
Yang tak kan pernah
padam
Hingga akhir zaman
Ya Nabi Ya Rasulullah
Allah menunjukmu
memimpin umat Islam
Kepadamu ayat suci
diturunkan
Yang kini terkumpul
dalam kitab Al-Qur'an
Sebuah perintahNya
yang harus engkau ajarkan
Ya Nabiyallah, Ya
Habiballah
Kau ciptakan
kedamaian
Ditengah kekacauan
dan kebodohan
Kau datang
mengubahnya menjadi ketentraman dengan kecerdasan
Yang Engkau bimbing
kejalan keimanan dan ketaqwaan.
Ya Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wassallam
Kepadamu sholawat dan
salam kami tujukan
Berharap syafaatmu di
hari kemudian
Semoga kami umatmu, mendapatkan pengampunan.
PANTUN
Masak lodeh pake ebi
Supaya tambah sedap aromanya
Hari ini diperingati Maulud Nabi
Untuk mengenang kelahirannya
Ada awal ada akhir
Awal kegiatan ucap bismillah
Kelahiran Nabi yang terakhir
Nabi Muhammad kekasih Allah
Tidur dihotel sangatlah nyaman
Sebelumnya ngobrol di lobbi
Muhammad nabi akhir zaman
Sebagai penutup para nabi
Di lobi makan kue serabi
Serabi di bawa dari kota
Dengan peringatan maulid nabi
Semoga bertambah keimanan kita
KALIGRAFI
Rabu, 29 September 2021
Mengenang Sejarah Singkat G30S PKI
Sebuah pengkhianatan terbesar yang dialami bangsa Indonesia, Gerakan 30 September 1965 / PKI atau G30S/PKI. Peristiwa G 30 S PKI terjadi pada malam hari tepat waktunya saat pergantian dari tanggal 30 Septemberhari Kamis, menjadi 1 Oktober pada hari Jumat tahun 1965 tepat tengah malam dengan melibatkan Pasukan Cakrabirawa dan Anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
Gerakan ini bertujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan menginginkan pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan komunis. Gerakan 30 S PKI dipimpin oleh ketua saat itu, yaitu Dipa Nusantara Aidit atau sering dikenal dengan nama DN. Aidit. DN. Aidit gencar memberikan hasutan kepada seluruh masyarakat supaya mendukung PKI dengan iming-iming Indonesia akan lebih maju dan sentosa. DN. Aidit menurut pakar sejarah pada masa rezim Presiden Soeharto merupakan dalang utama gerakan 30 S PKI.
Gerakan 30 S PKI bergerak atas satu komando yang dipimpin oleh Komandan Batalyon I Cakrabirawa, Letnan Kolonel Untung Syamsuri. Gerakan ini dimulai dari Jakarta dan Yogyakarta, gerakan ini mengincar Dewan Jendral dan Perwira Tinggi. Awal mula gerakan ini hanya bermaksud menculik dan membawa para Jendral dan perwira tinggi ke Lubang Buaya. Namun, ada beberapa prajurit Cakrabirawa yang memutuskan untuk membunuh Dewan Jendral dan perwira tinggi. Jendral yang dibantai oleh PKI diantaranya Jendral Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. Sisa Jendral dan perwira tinggi meninggal dunia secara perlahan karena luka penyiksaan di Lubang Buaya.
Para Pahlawan Dewan Jendral dan Perwira Tinggi yang meninggal dunia atas kekejaman Gerakan 30 S PKI dan ditemukan di sumur Lubang Buaya adalah :
1. Jendral Anumerta Ahmad Yani (Meninggal Dunia di rumahnya, Jakarta Pusat. Rumahnya sekarang menjadi Museum Sasmita Loka Ahmad Yani)
2. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
3. Mayor Jendral Raden Soeprapto
4. Jendral Donald Isaac Panjaitan
5. Jendral Siswondo Parman
6. Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun (Meninggal dunia di rumahnya)
7. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
8. Katamso Darmokusumo (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
9. Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
10. Ade Irma Suryani Nasution (Putri Abdul Haris Nasution, meninggal di kejadian ini)
11. Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean (Meninggal di kediaman Jendral Abdul Haris Nasution)
Atas kejadian yang membuat luka Bangsa Indonesia, rakyat menuntut kepada Presiden Soekarno supaya membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dengan rasa terpaksa akhirnya Partai PKI yang menjadi kekuatan bagi Presiden Soekarno dalam aksi “Ganyang Malaysia” di bubarkan. Selanjutnya Presiden Soekarno memberikan mandat pembersihan semua struktur pemerintahan nya kepada Mayor Jendral Soeharto yang terkenal dengan Surat Perintah 11 Maret 1966.
KARIKATUR:
CERPEN :
Eksekusi Para Pemberontak
Kisah dimulai dengan kemunculan senandika Soleh, seorang yang ditahan Belanda setelah pemberontakan dipadamkan. Ia gelisah, menebak-nebak waktu, kapan kiranya eksekusi akan mengakhiri hayatnya. Ia lalu mengenang malam 12 November, saat aksi dijalankan. “Kawan-kawan, bertindaklah dengan serentak. Pimpin regu masing-masing dengan baik. Kita dan semua Rakyat yang kita pimpin harus yakin akan kemenangan—kemenangan buat hari depan kita rakyat yang tertindas. Kemenangan kaum yang lapar. Batavia adalah pusat kekuasaan kolonial, oleh sebab itu kita mendapat tugas besar untuk menumbangkan dan merebut kekuasaan dari tangan Belanda,” tutur seorang pimpinannya pada malam itu. Pasukan bergerak menuju kantor telepon dan menguasainya. Setelah itu mereka berencana menuju penjara Glodok. Namun, sebelum sampai ke sana, mereka keburu terkepung dan dicokok aparat kolonial. Kini Soleh dan kawan-kawannya mendekam di penjara: menunggu maut menjemput.
Saat ia duduk terpejam, aparat kepolisian menyeret tahanan baru dan menjebloskannya ke sel Soleh. “Akan kalian rasakan pada gilirannya nanti!” ujar polisi. Manusia-manusia kalah itu terkejut saat terdengar letusan senapan. Selang beberapa saat letusan terdengar lagi. Kawan-kawannya telah dieksekusi. Polisi datang dan memanggil Soleh. Kini saatnya ia dimangsa peluru. Sebelum benar-benar menjauhi sel, Soleh dan kawannya terlibat percakapan: saling menguatkan, saling mengingatkan bahwa kemenangan suatu saat akan memihak kepada mereka. “Sudah, sudah, jangan banyak cakap, anjing merah!” gertak polisi yang membawanya. Di lapangan tempat eksekusi, Soleh menolak matanya ditutup. Ia tatap algojo yang akan menghabisi jiwanya. Setelah peluru pertama mengoyak dadanya, ia berteriak: “Tembaklah! Tembaklah sampai peluru kalian habis untuk mengoyakkan tubuhku! Tapi komunisme tidak bisa kalian koyakkan dan kalian bunuh…!” Rentetan peluru berikutnya menghancurkan tulang rusuk dan memecahkan jantungnya. Soleh tak berkutik lagi. Kisah pun usai.
KALIGRAFI:
PUISI:
Perjuangan
Air mata membasahi mata
Darah tergenang
Bangsa berguncang
Oh Tuhan saksikan perjuangannya
Darah-darah mengalir
Akan tetapi namamu tak berakhir
Jasatmu dingin nan kaku
Tapi wasiatmu tak lekang waktu
Tekat elang rajawali
Bersatu untuk negeri
Kami jalankan amanah ini
Membangun Bumi Pertiwi
KOMIK:
PANTUN:
Jalan jalan ke gunung pati
Ke gunung pati beli kemiri
Kita semua harus siap mati
Demi mempertahankan NKRI
Written By:
Noval Abdillah
Muhammad Akbar Al Hafiiz Syaputra
Fairus El Had
Adi Mirza Wibawa
Rasendria Rakha Wiratmana
Muhammad Fauzan alfatih
Rozi Rasyid Ridho
Najmie Azkal Fahmi
Kamis, 09 September 2021
Pernahkah
terbesit pertanyaan di
pikiran kalian
“ kenapa ya
saya sering olahraga tapi kok badan saya sering sakit-sakitan?”
“kenapa ya saya sering olahraga tapi kok kulit
saya jelek?”
Jika
pernah maka mari kita cari jawabannya bersama. Tapi sebelum itu coba bayangkan,
jika ibu kalian menanam dua pokok mawar di taman belakang.
Mawar
yang satu selalu disiram dua kali sehari dengan air bersih dan satunya
sama-sama disiram dua kali sehari, tapi karena tangan jail kalian mawar ke dua
sering tersiram oleh oli, minyak, dan bensin.
Setelah satu minggu apa yang terjadi dengan
mawar kesatu dan dua? Apakah sama-sama hidup? Atau mawar ke dua mati? Sudah
pasti kanjikah mawar ke dua akan mati
karena ‘keracunan’.
Maka seperti itulah tubuh kita. Sejatinya setiap
sel sudah menanda tangani jatah umur masing-masing ada yang 5 menit 10 hari
bahkan hingga 120 hari setelah itu maka mereka akan mati dan digantikan sel-sel
baru, namun karena kita yang terlalu usil dengan ‘mawar’ maka kita menyiramnya dengan
oli, minyak, bensin, dan sebagainya maka sel kita akan mati sebelum kontrak
mereka habis maka dari itu kita sering terkena penyakit degeneratif, ke pikunnya
, penuaan dini, dan penyakit-penyakit lain.
Tapi itu baru risiko terkecil terkadang ada beberapa
sel mati yang memberontak “ saya belum mau mati” dan sel itulah yang kita kenal
sebagai kanker, sang pembunuh.
Maka
dari itu mari mulai sekarang kita perhatikan setiap makanan yang kita konsumsi.
Inggat bahwa you are what you eat Dan
makanlah Makanan yang seimbang supaya mawar kita tumbuh sehat dan subur serta
cantik tapi jangan lupa bahwa selain disiram juga perlu dipupuk, dipangkas dan
lain sebagainya.
Dengan
cara olahraga, minum vitamin, istirahat cukup dan jaga pola makan.
stay save dan selamat hari olahraga!
CERPEN
Ketenangan
Pagi itu langit begitu cerah, awan-awan yang
berbentuk gelombang seperti ombak. Gumpalan awan itu bergerak pelan seakan-akan
mengikutiku pergi ke sebuah dojo, Aku Dimas sebenarnya aku baru-baru ini mencoba
mengikuti sebuah klub pelatihan beladiri.
Berjalan
dengan santai sambil menikmati suasana diperjalanan, tapi tak lama kemudian aku
melihat seorang gadis yang cukup cantik sedang diganggu oleh sekelompok orang
yang berwajah sangar. Aku yang melihat itu langsung bergerak membantu gadis itu.
Tampaknya mereka merupakan sebuah geng.
Melihat aku yang mencoba
menghentikan perilaku mereka membuat mereka marah. “Siapa kau?!” Bentak seorang
diantara mereka, “Apakah kamu mencoba menjadi seorang pahlawan, minggir kau! Oh
melihat pakaian yang kau kenakan tampaknya kau juga mempelajari beladiri huh?” Sambungnya.
“Kau
tak perlu tahu namaku, aku hanya ingin memperingatkanmu agar jangan mengganggu orang
lain.” Jawabku “banyak bacot kau, apa kau tak mengenalku aku adalah Andi bos
geng Cobra.” Aku tak menghiraukannya dan menolong gadis itu berdiri serta
menyuruhnya lari.
Tampaknya
hal itu membuat Andi marah dan ingin menghajarku, tak ingin buang tenaga aku
menendangnya cukup keras hingga ia terpental. Andi memerintahkan kelompoknya
untuk menghajarku, dengan santai kupukul mereka satu persatu. Akhirnya mereka
semua babak belur dan lari tunggang langgang.
Karena urusanku selesai aku melanjutkan pergi ke Dojo. Sesampainya disana aku langsung menuju ruang Latihan dan disambut oleh Kak Hiro dan gadis yang kuselamatkan tadi. Ternyata gadis itu bernama Rita yang merupakan adik dari Kak hiro selaku pelatih di dojo itu. “Namamu Dimas bukan? Terimakasih sudah menyelamatkan adikku.” “Ah bukan masalah yang besar kok kak.” Kak Hiro menghembuskan nafas dan menyuruhku agar berlatih lebih keras dalam pelatihanku.
PUISI
EMAS
PERAK
Obor menyala
pelita nebula menjiwa
menebar mendebar hangat
di semesta raga yang megah
bergairah menggelora bola
metafora bulan bintang
dada bumi di tubuh
matahari
menari-nari berlari-lari
melempar dilempar
terlempar
menendang ditendang
bergulir membulir mengalir
nafas angin bersemilir
panahan dan tombak
hujan kemenangan
emas perak kemuliaan
KALIGRAFI
Senin, 16 Agustus 2021
KEMERDEKAAN INDONESIA
Ketika bangsa Indonesia melakukan proklamasi kemerdekaan hal itu tidak berlangsung lancar begitu saja. Proklamasi lahir dari perbedaan sikap yang jelas antara golongan yang menginginkan kemerdekaan Indonesia sebagai hasil perjuangan sendiri dan golongan yang tidak mempermasalahkan kemerdekaan sebagai pemberian Jepang.
Sebelum proklamasi kemerdekaan dikumandangkan, terdapat rangkaian peristiwa penting yang dilakukan, berdasarkan fakta sejarah pada akhir bulan Juli 1945, komando bala tentara Jepang di wilayah Selatan mengadakan rapat di Singapura.
Rapat itu menyetujui pemberian kemerdekaan Indonesia pada tanggal 7 September 1945, pada saat itu Panglima Asia Tenggara Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Dokuritsu Junbi Inkai atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Badan ini bertugas melanjutkan hasil kerja dari Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dua hari kemudian Soekarno, Hatta bersama dengan Radjiman Widyodiningrat diundang ke Dalat, Vietnam untuk dilantik sebagai ketua sekaligus wakil ketua PPKI oleh Jenderal Terauchi.Pada tanggal 6-9 Agustus, bom atom dijatuhkan armada udara sekutu di Hirosima dan Nagasaki. Peristiwa itu mendorong Terauchi untuk mengubah tanggal pemberian kemerdekaan menjadi 24 Agustus 1945. Dengan kepastian tanggal tersebut, Soekarno, Hatta, dan Radjiman kembali ke Indonesia.
Pada tanggal 15 Agustus Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Meskipun dirahasiakan, berita kekalahan itu dapat diketahui sejumlah tokoh gerakan bawah tanah dan para pemuda melalui siaran radio. Kekalahan Jepang itu menimbulkan keinginan kuat dan keberanian untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia sesegera mungkin.
Pada tanggal 16 Agustus 1945, golongan pemuda menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok. Golongan pemuda mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Soekarno dan Hatta bergegas pergi ke kediaman Laksamana Maeda dan disana telah berkumpul anggota PPKI dan golongan muda.
Kemudian, terjadilah peristiwa sejarah berupa perumusan teks proklamasi kemerdekaan. Teks itu dirumuskan oleh tiga tokoh yaitu Soekarno, Hatta dan Ahmad Soebarjo. Peristiwa itu disaksikan oleh Soekarni, B.M Diah dan Soediro.
Soekarno menuliskan konsep proklamasi kemerdekaan pada secarik kertas, sementara Hatta dan Ahmad Soebarjo menyumbangkan pikiran secara lisan. Konsep proklamasi kenerdekaan itu terdiri atas dua kalimat : kalimat pertama merupakan pernyataan kemauan bangsa Indonesia untuk menentukan nasibnya sendiri dan kalimat kedua merupakan pernyataan mengenai pengalihan kekuasaan.
Perdebatan kembali terjadi mengenai siapa yang menandatangani teks proklamasi kemerdekaan itu. Soekarno mengusulkan agar teks itu ditandatangani oleh mereka yang hadir, seperti deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat.
Usulan itu ditentang oleh golongan pemuda. Menurut para pemuda, proklamasi kemerdekaan Indoensia harus benar-benar bersih dari pengaruh Jepang. Soekarni mengusulkan teks itu ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia.
Kemudian, usulan itu disetujui, naskah proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno itu diketik oleh Sayuti Melik dengan perubahan kecil yang disetujui, misalnya: kata tempoh menjadi tempo, wakil-wakil bangsa Indonesia menjadi atas nama bangsa Indonesia, Djakarta17-08-'05 menjadi Djakarta, hari 17 boelan 8 tahun 05.
Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945 berlangsung pukul 10.00 WIB di rumah Soekarno di jalan Pegangsaan Timur no. 56 Jakarta. Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia yang berisi :
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l diselenggarakan dengan tjara seksama dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen '05
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno/Hatta.
Pembacaan teks proklamasi itu menandai terbentuknya bangsa dan negara Indonesia yang merdeka. Kemudian kabar kemerdekaan Bangsa Indonesia itu disebarluaskan ke berbagai tempat.
CERPEN :
ARTI KEMERDEKAAN
Aku tidak sengaja melewati ruang tamu lalu aku melhat kalender dan ternyata hari
ini tepat tanggal 16 agustus 2021 dan besok adalah hari yang sangat pentng bagi
Negara ku yaitu hari kemerdekaan.aku pun kembal bersantai di teras rumah
dengan menikmati secangkir kopi,dan memikirkan apa sih arti kemerdekaan itu?
Aku pun keluar rumah untuk menikmati udara segar di sore hari,Tak lupa
memakai masker dan membawa handsanitizer.Selang beberapa langkah aku pun
menemui Pak udin, seorang pedagang cilok.Aku pun bertanya apasih arti
kemerdekaan menurut bapa,dan pak udin pun menjawab”arti kemerdekaan
menurut saya jika Negara dapat terbebas dari kasus korupsi yang menggila
terlebih di situasi pandemic seperti ni ‘’ ujar pak udin
Aku pun terus melanjutkan langkahku dan bertemu dengan ibu siti ia
merupakan ibu rumah tangga. dan aku pun menanyakan hal yang sama,apaasih
arti kemerdekaan bagi bu siti. Dan bu siti pun menjawab “arti kemerdekaan
menurut ibu jika para peninggi Negara memanfaatkan jabatan yang ada sebak
mungkin untuk mengayomi masyarakan dan produk produk dalam negri bisa
bersaing dengan produk luar”,ujar bu siti
Aku pun terus melangkahkan kaki ku dan sesaat setelah aku beristirahat
aku pun bertemu dengan bang samsul,ia merupakan mahasiswa.Aku pun
menayakan tentang apa arti kemerdekaan menurut bang samsul dan ia pun
menjawab, “ Arti kemerdekaan menurut saya adalah jika kebebasan masyarakat
mengkritik jalanya pemerintahan dan arti kemerdekaan jika hokum di Negara kita
adil tidak tumpulkeatas dan tajam ke bawah yang merugikan masyarakat
masyarat kecil”,ujar bang samsul
Tak dirasa hari pun mulai petang matahari mulai merudupkan cahanya,aku pun
bergegas pulang dan aku pun menyadari bahwa banyak sekali art kemerdekaan
bag masyarakat Indonesia dan aku pun belajar bahwa perjuangan kita lebih berat
karena kita melawan bangsa sendiri.
PUISI :
MERDEKA AT HOME
Mari berkebun bunga cempaka
Cempaka si indah nan ramah
Kita ikrarkan kata Merdeka!!
Walau hanya dari rumah
Penjajah kekinian
Bercermin melihat wajah
Wajah cantik merah merona
Dulu kita lawan Penjajah
Sekarang kita lawan Corona
Merdeka Suara Rakyat..!
Ingat saat kita bertatap muka
Mengingat jika kita hanyalah teman
Kita akan sungguh merasa Merdeka
Jika suara rakyat bukan ancaman
By Nur Rahman N (@nur.n_0)
PANTUN:
SETAJAM BAMBU RUNCING
Di ujung bambu yang runcing
Setajam pedang siap menyayat
Pertaruhan nyawa menentang
Mengoyah jiwa musuh hingga gentar
Pahlawan berjuang hingga raib
Meraih kemenangan untuk kebebasan
Rasa gentar dan takut terlenyapkan
Usaha sampai tumpah darah tiada usai
Kemerdekaan telah membebaskan bekapan
Kini dapat bernapas tanpa sesak
Jasa pahlawan menjadi saksi
Siap siaga hingga merdeka
KARIKATUR :
KOMIK :

Written By :
Asqi Syahrul Anwar
Jihan Arwana
Mohammad Zufar
Febri Miftahur Rahmat
Ahmad Galvin Firdaus Zahid
Nur Rahman Najib
Alif Anas Rosyidin
Rafi Aulia Zidni Asfindra





