SELAMAT DATANG DI BLOG OPBS

MAN 1 SURAKARTA

Program Boarding School Sains Riset dan Teknologi MAN 1 Surakarta adalah salah satu program unggulan jurusan IPA yang menyediakan fasilitas asrama dan pengembangan diri untuk siswanya. Program ini diharapkan untuk menyiapkan peserta didik yang berakhlakul kharimah, taat dalam beribadah, dan mempunyai bidang keahlian sains, bahasa Inggris, dan ICT (Information and Communication Technologies) sehingga mampu mengembangkan diri sebagai intelektual muslim.

Our Account

YOUTUBE

Visit

INSTAGRAM

Visit

TWITTER

Visit

BLOG

Visit

Mading Dan Kegiatan

Jumat, 03 Juni 2022

BBM 2022

 

BBM 2022

 


Bakti sosial merupakan salah satu wujud dari rasa kemanusiaan antar sesama. Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat mempererat ikatan persaudaraan, mewujudkan rasa tolong-menolong, dan kepedulian antar sesama.


Kondisi pandemi covid-19 yang telah berpengaruh terhadap melemahnya ekonomi masyarakat. sehingga dalam suasana yang berbarengan dengan kesempatan bulan Ramadhan 1443 H, kami, Organisasi Pelajar Boarding School (OPBS) MAN 1 Surakarta masa bakti 2021/2022 mengadakan kegiatan BBM (Bakti Sosial Bersama Masyarakat) 2022. Kegiatan bakti sosial ini diadakan secara rutin tahunan  yang biasanya diadakan di bulan Ramadhan. BBM kali ini memiliki tema yaitu “Kuatkan Akidah, Mantapkan Ibadah, Berbagi di Bulan Penuh Berkah ” sehingga diharapkan kita semua dapat menguatkan akidah, menambah rasa syukur dan nikmat kita karena masih diberikan kesempatan untuk beribadah dan berbuat baik pada bulan yang penuh berkah. Diharapkan pula, kegiatan bakti sosial ini dapat meningkatkan rasa simpati, empati, serta kepedulian para pelajar terhadap masyarakat terutama yang terdampak pandemi covid-19.

 

Kegiatan BBM tahun ini dilaksanakan dalam 2 garis besar acara yaitu periode pengumpulan donasi pada periode 30 Maret – 9 April 2022 dan puncak  acara pada tanggal 13 April berupa penyerahan sembako secara langsung pada masyarakat di Desa Jeron, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali di pagi hari, dan dilanjutkan penyerahan santunan serta buka puasa bersama anak yatim di Panti Asuhan Muhammadiyah Grogol yang dilakukan di malam harinya. 


Untuk penggalangan dana kami sosialisasikan secara daring melalui platform online, dengan target 150 paket sembako senilai Rp.65.000 perpaketnya untuk warga Desa Jeron, dan bantuan logistik untuk yatim Panti Asuhan Muhammadiyah Grogol serta binaan senilai 50 ribu peranak, Alhamdulillah dapat terkumpul dana donasi  sebesar Rp13.320.000. Jazakumullah Khairan Katsira atas bantuan dari pihak sponsor, PT KONIMEX, dan segala bantuan dan dukungan dari semua pihak.

 

Berikut kilas balik & susunan acara di BBM yang dilaksanakan pada 13 Maret 2022

 

1. Kunjungan dan penyerahan sembako di Desa Jeron 





2. Buka bersama dan penyerahan santunan di Panti Asuhan Muhammadiyah Grogol

 







Untuk melihat dokumentasi kegiatan BBM versi video lebih lengkap dapat dilihat di kanal YouTube kami atau klik link berikut

BBM 2022 

 

Demikian liputan singkat tentang Kegiatan Bakti Sosial Bersama Masyarakat 2022. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Ustadz, Ustadzah, seluruh donatur, panitia, dan semua pihak yang telah berkontribusi untuk kelancaran kegiatan BBM tahun 2022 ini. Semoga dapat menambah rasa syukur kita terhadap nikmat yang telah Allah berikan. Amin.


"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dam Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya"

(QS. Saba': 39)



Kamis, 21 April 2022

Hari Kartini 2022

 


ARTIKEL

    Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan Pribumi-Nusantara. Lahir pada 21 April 1879, Jepara. Serta putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosronigrat dan M.A. Ngasirah. Menjalani masa sekolah hingga usia 12 tahun, R.A. Kartini sendiri mengenyam pendidikan di Europese Lagere School. Meninggal pada 17 September 1904 Kabupaten Rembang, merupakan pasangan dari Raden Adipati Joyodiningrat dan memiliki seorang anak bernama Soesalit Djojoadhiningrat.

    Meskipun berada di rumah ia aktif dalam melakukan korespondensi atau surat- menyurat dengan temannya yang di Belanda, sebab beliau juga fasih dalam berbahasa Belanda. R.A. Kartini banyak membaca surat-surat kabar majalah kebudayaan Eropa yang menjadi langganannya yang berbahasa Belanda. Di usianya yang ke-20 ia bahkan banyak membaca buku-buku karya Louis Coperus yang berjudul De Stille Kraacht, karya Van Eeden Augusta De Witt. Ketertarikannya dalam membaca kemudian membuat beliau memiliki pengetahuan yang cukup luas soal ilmu pengetahuan dan kebudayaan. R.A. Kartini memberi perhatian khusus pada masalah-masalah wanita melihat perbandingan antara wanita Eropa dan wanita pribumi. Selain itu ia juga menaruh perhatian pada masalah sosial yang terjadi menurutnya, seorang wanita perlu memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi, serta kesetaraan hukum.

    Surat-surat yang kartini tulis lebih banyak berupa keluhan-keluhan mengenai kondisi wanita pribumi. Ia melihat contoh kebudayaan Jawa yang ketika itu lebih banyak menghambat kemajuan dari perempuan pribumi ketika itu. Cita-cita luhur Kartini adalah ia ingin melihat perempuan pribumi dapat menuntut ilmu dan belajar seperti sekarang ini. Gagasan-gagasan baru mengenai emansipasi atau persamaan hak wanita pribumi itu dianggap sebagai hal baru yang dapat merubah pandangan masyarakat. Kartini juga menyinggung tentang agama, misalnya ia mempertanyakan kenapa laki-laki dapat berpoligami dan mengapa kitab suci itu harus dibaca serta dihafal tanpa perlu kewajiban untuk memahaminya.

    Dalam biografi R.A. Kartini, diketahui dari pernikahannya dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat yang akhirnya memiliki seorang anak. Namun miris, beberapa hari kemudian setelah melahirkan anaknya yang pertama R.A. Kartini pun wafat di usia 24 tahun. Berkat perjuangannya kemudian pada tahun 1912 berdirilah sekolah wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang kemudian meluas ke Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon serta daerah lainnya. Sekolah tersebut kemudian diberi nama “Sekolah Kartini” untuk menghormati jasa-jasanya

    Sepeninggal R.A. Kartini kemudian seorang pria Belanda bernama J.H. Abendanon menjabat sebagai menteri kebudayaan, agama dan Kerajaan Hindia Belanda mulai mengumpulkan surat-surat yang pernah ditulis oleh R.A. Kartini. Dari situlah kemudian disusunlah buku yang awalnya berjudul “Door Duisternis Tot Licht” kemudian diterjemahkan dengan judul “Habis Gelap Terbitlah Terang” pada tahun 1911. Atas jasa R.A. Kartini, Presiden Sukarno pada saat itu kala itu mengeluarkan instruksi berupa keputusan presiden RI tahun no.18 tahun 1964 pada tanggal 2 Mei yang berisi penetapan Kartini sebagai pahlawan kemerdakaan nasional. Sukarno juga menetapkan hari lahir Kartini tanggal 21 April, diperingati sebagai Hari Kartini hingga saat ini.

“Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu” -R.A. Kartini


Oleh Ardina Rinasa Aulia 


KALIGRAFI

Oleh  Octavia Ferdina Faradilla Ramadhani dan Safira Nur Andini


PANTUN
Oleh Hanifah Salsa Utami dan Iffah Niswa Nafisa


PUISI
Oleh Farah Shofa Nuhaa


POSTER 
Oleh Falihah Azka 'Ulayya


Oleh Chanaya Joen Vitrialaras


SYAIR
Oleh Adhanna Khadijah Putri



Kelompok 2:

  • Adhanna Khadijah Putri
  • Ardina Rinasa Aulia
  • Chanaya Joen Vitrialaras
  • Destina Putri Bilqis
  • Falihah Azka 'Ulayya
  • Farah Shofa Nuha
  • Hanifah Salsa Utami
  • Iffah Niswa Nafisa
  • Octavia Ferdina Faradilla Ramadhani 
  • Safira Nur Andini


Kamis, 07 April 2022

World Health Day 2022

 WORLD HEALTH DAY 2022


Pada tanggal 7 April, kita semua merayakan World Health Day atau Hari Kesehatan Dunia. Hari Kesehatan Dunia ini dirayakan untuk memperingati berdirinya WHO (World Health Organization) serta digunakan sebagai salah satu sarana untuk menyadarkan masyarakat mengenai permasalahan kesehatan di dunia ini.

 

Seperti yang kita tahu, masih banyak permasalahan kesehatan di seluruh dunia yang belum dapat teratasi secara merata. Sehingga, masih terus diperlukan upaya untuk mengatasi permasalahan kesehatan. Diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi permasalahan kesehatan. Kita tidak bisa hanya bergantung kepada pemerintah. Pemerintah sudah memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana kesehatan. Namun, itu semua belum cukup untuk mengatasi permasalahan kesehatan. Kita semua juga harus berpartisipasi, dengan cara menjaga diri kita sendiri.

 

WHO memperkirakan setidaknya 13 juta kematian di dunia setiap tahunnya disebabkan oleh keadaan lingkungan yang mereka tinggali sendiri. Lingkungan bahkan planet kita ini sudah tercemar. Kita menghirup udara yang telah bercampur dengan asap kendaraan berbahan bakar fosil dan kita dapat menemukan sampah plastik berserakan dimana-mana bahkan di lautan sekalipun. Tidak dapat dibayangkan berapa banyak zat asing dan berbahaya yang telah masuk kemudian merusak tubuh kita. Ini adalah permasalahan yang serius. Lingkungan kita pada akhirnya dapat menjadi pembunuh bagi diri kita sendiri. Maka dari itu WHO memutuskan untuk memfokuskan global agar menjaga manusia dan planet bumi ini supaya tetap sehat.

 

Pada tahun ini, untuk merayakan Hari Kesehatan Dunia, WHO mengambil tema "Our Planet, Our Health" dalam Bahasa Indonesia berarti "Planet Kita, Kesehatan Kita". Kalimat yang singkat namun bermakna dalam. Kita harus menjaga kesehatan planet untuk menjaga kesehatan diri kita sendiri. Bumi kita yang awalnya bersih, asri, dan juga belum tercemar oleh polusi kini telah berbanding terbalik dengan keadaan yang sebelumnya. Sampah menumpuk dimana-mana, naiknya suhu udara, dan limbah berbahaya yang hidup berdampingan dengan kita. Bagaimana bisa kita hidup di lingkungan seperti ini? Lantas, bagaimanakah cara kita menyikapinya?

 

Solusinya mudah, hanya perlu membiasakan hal-hal kecil seperti; menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, mengolah limbah sebelum di buang, dan lebih memilih untuk menggunakan transportasi umum dari pada transportasi pribadi. Sebenarnya, masih banyak hal-hal kecil yang dapat kita lakukan untuk mengembalikan kesehatan Bumi. Kita bahkan sudah diajarkan mengenai hal-hal kecil seperti itu sejak berada di bangku sekolah dasar, kini saatnya bagi kita untuk mengaplikasikannya pada kehidupan nyata.

 

Mari kita jaga kesehatan kita, dengan menjaga Planet Bumi kita. Mulailah dari hal-hal kecil. Sekecil apapun itu akan besar artinya bagi kesembuhan planet kita. Demi diri kita sendiri, demi orang-orang yang kita sayangi, ayo jaga Bumi kita ini!🌏👩‍⚕️👨‍⚕️

 

- Health Departement 2021/2022



Kamis, 31 Maret 2022

Bandung Lautan Api


        Peristiwa Bandung Lautan Api (Bandung Sea of Fire) merupakan bentuk perjuangan rakyat Bandung dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 23 Maret 1946. Di mana pada saat itu Kota Bandung merupakan suatu kota di Indonesia yang sangat strategis sehingga diperebutkan oleh penjajah Belanda, Jepang, dan Inggris. 

      Peristiwa Bandung Lautan Api menjadi sejarah nasional Indonesia, dalam peristiwa yang menyangkut kehidupan banyak orang, mulai dari rakyat mengungsi, pelajar, pejuang, dokter/perawat, wartawan, diplomat sampai dengan pemimpin memutuskan untuk mengungsi ke pesisir kota Bandung dan membumihanguskan kota Bandung. Peristiwa membumihanguskan Kota Bandung dipelopori oleh Jenderal Nasution dan Sutan Sjahrir. Karena Belanda punya senjata yang lebih lengkap dan pasukan yang lebih kuat, membumihanguskan Kota Bandung menjadi taktik agar pasukan sekutu tidak mudah merebut kekuasaan dengan menjadikan Kota Bandung menjadi markas mereka. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumahnya, meninggalkan kota agar para penjajah tidak bisa merebutnya. Peristiwa Bandung Lautan Api menjadi inspirasi Ismail Marzuki untuk menciptakan lagu Halo-Halo Bandung. Lagu Ini menggambarkan semangat perjuangan masyarakat pada peristiwa tersebut.


ARTIKEL
SEJARAH TERJADINYA BANDUNG LAUTAN API
 
    Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi tanggal 23 Maret 1946. Merupakan salah satu titik penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia ini ditandai dengan pengosongan dan pembakaran Bandung oleh rakyat dan tentara agar tidak dijadikan markas pasukan Sekutu dan NICA (Belanda). Aksi bumi hangus di Bandung dipandang sebagai taktik yang dirasa paling ideal dalam situasi saat itu karena kekuatan pasukan Republik Indonesia tidak sebanding dengan kekuatan Sekutu dan NICA. Bandung Lautan Api menjadi salah satu peristiwa paling heroik dalam sejarah mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan diabadikan dalam berbagai bentuk karya seni, seperti lagu atau film. 
    
     Peristiwa Bandung Lautan Api dilatar belakangi dengan datangnya pasukan Sekutu atau Inggris pada tanggal 12 Oktober 1945. Beberapa pekan setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, pasukan Sekutu yang tergabung dalam AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) datang ke Indonesia usai memenangkan Perang Dunia II melawan Jepang. Mohamad Ully Purwasatria dalam penelitian bertajuk "Peranan Sukanda Bratamanggala dan Sewaka di Bandung Utara dalam Mempertahankan Kemerdekaan Tahun 1945-1948 (2014), menyampaikan, awalnya kedatangan mereka hanya untuk membebaskan tentara Sekutu dari tahanan Jepang. Namun, ternyata Belanda atau NICA membonceng pasukan Sekutu dan ingin menguasai Indonesia lagi. Dari situ terjadilah perlawanan dari prajurit dan rakyat Indonesia atas kehadiran Belanda. 

Peristiwa Bandung Lautan Api ini dilatarbelakangi oleh banyak hal, yaitu: 
• Brigade Mac Donald atau sekutu menuntut para masyarakat Bandung agar menyerahkan seluruh senjata dari hasil pelucutan jepang kepada pihak sekutu. 
• Sekutu mengeluarkan ultimatum yang berisi memerintahkan agar kota Bandung bagian utara dikosongkan dari masyarakat Indonesia paling lambat tanggal 29 November 1945. 
• Sekutu membagi Bandung menjadi dua sektor, yaitu sektor utara serta sektor selatan. 
• Rencana pembangunan kembali markas sekutu di Bandung. 

    Pertempuran, pengosongan, dan pembumihangusan kota Bandung menjadi sejarah yang tidak terlupakan. Meski dengan berat hari masyarakat Bandung harus meninggalkan kota yang sudah lama ditinggali. Rumah, harta, dan sebagainya terpaksa ditinggalkan demi cita-cita untuk merdeka dan keluar dari cengkeraman penjajah.  

KALIGRAFI
Oleh Shofi Aulia dan Nisrina Huda Aydina Harahap

PUISI
Oleh Zulfa Aziz Al Khawarizmi


Oleh Abyan Abdillah

POSTER
Oleh Muhammad Azam Abdillah

Oleh Haritsa Abdullah Perkasa

KARIKATUR
Oleh Zedaloka Syahdafi

CERGAM
Oleh Dhiya Ulhaq Wafii

PANTUN

    Hari Senin pagi mendung 
    Ibu marah Adek main api 
    Marilah tengok kota Bandung 
    Supaya tahu apa itu lautan api 

       Berjuang harus sepenuh hati
       Salam hormat sambil angkat topi 
       Muhammad Toha pejuang sejati 
       Dalam pertempuran Bandung lautan api 

    Melawan Sekutu dengan militan 
    Tak peduli panas atau pun mendung 
    Api membumbung di Bandung Selatan
    Di abadikan dalam “Halo-halo Bandung"
    
    Oleh Athailla Ihram Danendra


Nama Kelompok 1 : 
  • Abyan Abdillah
  • Athailla Ihram Danendra
  • Dhiya Ulhaq Wafii
  • Harista Abdullah Perkasa
  • Muhammad Azam Abdillah
  • Muhammad Fahmi Fawwaz
  • Okta 'Aidan Ahmad
  • Rurouni Batosai
  • Zedaloka Syahdafi
 












Rabu, 23 Maret 2022

ARCHER 2022

 




ARCHER 2022


    ARCHER (Art Creator Collaboration Health and Purity) merupakan salah satu acara rutin tahunan OPBS MAN 1 Surakarta di bidang kesenian dan kesehatan. Dalam acara ini kami mengambil tema “New Normal With Your Magical Imagination”. 
    
    Salah satu faktor terpenting dalam pengembangan potensi dan bakat untuk para pelajar adalah kreativitas. Kreativitas berawal dari sebuah pemikiran yang akan berkembang menjadi sebuah produk yang bermanfaat melalui proses tertentu. Meningkatkan minat dan bakat dapat dilakukan dengan melakukan berbagai kegiatan yang berporos pada kreativitas apresiasi dan seni. Berbagai macam kegiatan ini yang nantinya akan bermanfaat bagi para pelajar agar dapat berpikir secara kreatif dan inovatif untuk menemukan potensi diri mereka sendiri.
    
    Di era new normal, kesehatan juga menjadi sorotan utama dalam keberlangsungan kegiatan setiap orang. Kesehatan menjadi hal yang sangat diperhatikan. Lewat lomba-lomba di event archer kali ini, kami sangat mendukung kebijakan pemerintah tentang protokol kesehatan dan dalam rangka menjaga diri dan lingkungan dari penyakit, serta membangkitkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan lewat lomba yang juga turut mengembangkan kreativitas siswa.

    Acara ini dimulai pada Selasa, 8 Maret dan ditutup pada Selasa, 16 Maret 2022. Tujuan dari acara ini antara lain adalah:
1. Mengasah kemampuan dan bakat siswa siswi Boarding School MAN 1 Surakarta terutama pada bidang melukis dan kerja sama kelompok.
2. Menumbuhkan jiwa kemandirian, kewirausahaan, serta kerja sama antarsiswa.
3. Menumbuhkan kesadaraan siswa agar peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. 
4. Menambah daya saing siswa terutama di era Ekonomi Global.

Adapun bentuk-bentuk kegiatannya adalah:  
   
1. Pembukaan acara via zoom meeting

Opening by MC

Qur'an Recitation

Photo session

2. Webinar dengan tema “Menjadikan Seni Lukis ke Dunia Industri” via zoom meeting
Webinar kali ini diisi oleh pemateri dari Bapak Yani Mardiyanto, Founder Team Kain Lukis Nasrafa Solo, salah satu UKM di Solo yang usahanya berhasil mendapat beberapa penghargaan yaitu antara lain:                            
1. Tahun 2020 mendapat penghargaan Siddhakarya oleh Bapak Gubernur Jawa Tengah.
2. Tahun 2021 penghargaan Paramakarya oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. 
3. Tahun 2021 penghargaan bisnis terbaik oleh UKM ASTRA AKUBISA.                   
 

Opening by MC
                        
Material from The Speaker

Artworks

Photo Session


3. Lomba-lomba yang akan diadakan antara lain lomba Ranking 1, lomba poster, lomba podcast, lomba BGT (Boarding's Got Talent), dan lomba ILM (Iklan Layanan Masyarakat)

4. Penutupan acara dan pengumuman lomba via youtube Official OPBS MAN 1 Surakarta




THE WINNERS of ARCHER 2022


1. RANKING 1

Male Winners
1st Satoru, Muhammad Naufal Romi Annafi
2nd Maximoff, Habib Nur Rahmatullah
3rd Fantastic Nine, Haritsa Abdullah Perkasa
                                                                                                                               
Female Winners
1st Garcia, Rayhana Putri Rahmadani
2nd Weasley, Alya Mukhbita
3rd Yeager, Falihah Azka 'Ulayya

2. POSTER


1st Male Winner
Fantastic Nine, Rozi Rasyid Ridho

2nd Male Winner
Maximoff, Athallah Rafi Abdullah S.

3rd Male Winner
Skywalker, Zedaloka Syahdafi 

1st Female Winner
Yeager, Annisa Amarany Nurrahmaningtyas
 

2nd Female Winner
GarciaFaiza Firdausy

3rd Female Winner
WeasleyChanaya Joen Vitrialaras


3. PODCAST

1st Male Winner
Skywalker, Athailla Ihram Danendra & Faiza Dheja Muzammil

2nd Male Winner
Maximoff, Luthfan Nur Habibi Musha & Muhamad Azzam Abdillah

3rd Male Winner
Fantastic Nine, Abyan Abdillah & Husain Muhammad Dzikri Prasetyo

1st Female Winner
Garcia, Arba Khoirunnisa & Diajeng Syifa Dika Nugrahani

2nd Female Winner
Yeager, Najwa Dewanty Madjid & Ayatundira Setyoningrum

3rd Female Winner
Holmes, Nurizza Isma Nadia Khoirunisa & Sun Kayla Zelikha Az Zahra 


4. BGT (Boarding's Got Talent)


1st Male Winner
Maximoff, Cielo Saka Kurnia & Adi Mirza Wibawa

2nd Male Winner
Fantastic Nine, Muhammad Naufal Indra Cahyadi & Muhammad Fahmi Fawwaz

3rd Male Winner
Satoru, Muhammad Zidan Dicky Nasuha & Alauddin Nafiul Haris

1st Female Winner
Garcia, Dabitha Nazhira Zaahiyah, Beatrice Manda Valerina, & Nadya Salma Aya Sofia
 
2nd Female Winner
Ainskerman,  Tazkia Syafa Kamila

3rd Female Winner
Weasley, Fayyasyah Al Hijrati, Anissa Isnaini Nurrizqika, & Muyasaras Laila W.



5. ILM (Iklan Layanan Masyarakat)

1st Male Winner
Satoru, M. A. Haidar Yusuf, Muhamad Fadhil Ilyas, & Zaki Ashfa Ashfiya

2nd Male Winner
Maximoff, Panji Pramudya Putra, Ryaan Daifan, & Andreansyah Putra Surya Kusuma

3rd Male Winner
Fantastic Nine, Azra Zhafir Madindra Dika Putera, Dhiya Ulhaq Wafii, & Rizky Harimurti Guritno

1st Female Winner
Lestrange, Ammara Ziska Putri & Fitria Nur Ramadhani Azzahra

2nd Female Winner
Garcia, Tsalisa Syahriyatul Mubarokah, Marsya Safinatunnajah Azzahra, & Ar Rahmah Khullatul L.

3rd Female Winner
Holmes, Safira Nur Andini, Hanifah Salsa Utami, & Octavia Ferdina Faradilla Ramadhani



And the General Winner of ARCHER 2022 belong to:

🧙‍♀️✨ GARCIA TEAM ✨🧙‍♀️

    Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dalam acara ARCHER 2022 dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah membantu berjalannya acara sehingga acara berlangsung dengan lancar dan sukses hingga selesai. Sampai jumpa di acara selanjutnya!


ARCHER 2022! GET UP AND BE YOUUU ✨✨✨

Contact

Talk to us

Hubungi kami untuk kritik dan saran

Address:

Jl. Sumpah Pemuda No.62, Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57136

Work Time:

Every Day

Diberdayakan oleh Blogger.

BOM 2026

BATTLE OF MIND 2026       Oleh: Anggy Nayla Khalifa Battle of Mind 2026: Unleashing The Power of Thought in Shaping Tomorrow’s Worlds      ...

Cari Blog Ini