SELAMAT DATANG DI BLOG OPBS

MAN 1 SURAKARTA

Program Boarding School Sains Riset dan Teknologi MAN 1 Surakarta adalah salah satu program unggulan jurusan IPA yang menyediakan fasilitas asrama dan pengembangan diri untuk siswanya. Program ini diharapkan untuk menyiapkan peserta didik yang berakhlakul kharimah, taat dalam beribadah, dan mempunyai bidang keahlian sains, bahasa Inggris, dan ICT (Information and Communication Technologies) sehingga mampu mengembangkan diri sebagai intelektual muslim.

Our Account

YOUTUBE

Visit

INSTAGRAM

Visit

TWITTER

Visit

BLOG

Visit

Mading Dan Kegiatan

Senin, 28 Februari 2022

Isra' Mi'raj 1443 H





    Isra' Mi'raj is the journey of the Prophet Muhammad SAW through the 7th heaven, occurring on the 27th of Rajab, the 10th year of prophethood. Isra' Mi'raj is a spiritual journey to meet directly with Allah SWT. On the other hand, Isra' and Mi'raj are actually two different events. However, because these two events occurred at the same time, it is called Isra' Mi'raj. Isra is the journey of the Prophet Muhammad from the Masjidil Haram in Mecca to the Aqsa Mosque in Palestine which has been said by Allah SWT in the Qur'an Surah al Isra' verse 1. While Mi'raj is the ascension of the Prophet Muhammad from Al Aqsa Mosque to the sky to Sidratul Muntaha continue to the highest place to face Allah SWT. The Isra' Mi'raj incident occurred after Abu Talib and Siti Khadijah died. After the death of Abu Talib and Khadijah, the journey of the Prophet's da'wah became increasingly difficult. In the end Allah planned a spiritual journey for the Prophet.

    Before doing that, there is a spiritual series that the Prophet must go through first. The spiritual ritual began when the Angel Jibril, Mikail, and Israfil descended to earth, approaching the Prophet Muhammad one night. They quickly brought the Prophet Muhammad to the well of Zamzam in Mecca. Then they treated the Prophet Muhammad gently and asked him for permission to open his chest. Then Jibril washed the heart of the Prophet with Zamzam water. Jibril took out a container filled with faith and wisdom. He poured all the contents in the container into the heart of the Prophet, so that the knowledge of wisdom, belief, and Islam had crystallized with the heart of the Prophet.

    Then the Prophet Muhammad was brought by the angels to Sidratul Muntaha using a vehicle called the buraq, a white animal with a body larger than a donkey and smaller than a mule, and with wings. During the journey, he stopped by several places that had never been seen before. Jibril explained its historical values for every place he visited. The Prophet was also allowed to perform two rak'ahs of sunnah prayers in each place. Then the Prophet Muhammad was also shown the punishments of a disobedient servant with each type of sin. Places and events witnessed by the Prophet was a valuable lesson (ibrah) for him.

    After traveling to Isra', the Prophet and the Angel Jibril continued their journey to Sidratul Muntaha, the seventh layer of the sky. This spiritual journey is called Mi'raj. At every level of the sky, the Prophet Muhammad witnessed extraordinary sights. He met the previous Prophets with their pious followers. Sky after sky he passed, until the Prophet Muhammad reached its peak in the seventh heaven or Sidratul Muntaha, even Jibril could not surpass it. The Prophet also met with Allah SWT and was given the command to pray 50 rakaat. Then the Prophet negotiated the number of rak'ahs by asking Prophet Musa for advice. Until finally, from the Isra' Mi'raj incident, the command to pray five times a day was obligated for every Muslim.



ARTIKEL

Oleh Ardranitya B. F. Marchfida dan Agmalinda Rahmadinta


KALIGRAFI
Oleh Wulida T. Fillah dan Nabila M. Putri

Oleh Nisrina Huda Aydina Harahap


PUISI

Oleh Fatiha J. N. Azzahra dan Sahlani A. Majid



PANTUN

Oleh Fidel A. B. Karisna
Oleh Tazkia S. Kamila


POSTER
Oleh Irfani A. Rahma dan Naila A. Allima





Kelompok 1:
  • Agmalinda Rahmadinta
  • Ardranitya Brilian Fery Marchfida
  • Fatiha Jihad Najma Azzahra
  • Fidel Alodia Benita Karisna
  • Irfani Aulia Rahma
  • Nabila Meylani Putri
  • Naila Aqillatul Allima
  • Sahlani Alifia Majid
  • Tazkia Syafa Kamila
  • Wulida Tsabita Fillah

Rabu, 17 November 2021

HARI TOLERANSI INTERNASIONAL

INTERNATIONAL DAY OF TOLERANCE















Toleransi

Menghargai dan menghormati hal dasar
Namun jarang dilakukan
Karena memandang rendah
Toleransi harus dilakukan walaupun hal dasar

Toleransi ialah hal yang wajib
Walaupun hanya dimaknai oleh sebagian orang
Belum tentu semua orang tau makna itu
Karena semua orang hanya mementingkan kata



















 



Oleh :
Diajeng Syifa Dika Nugrahani
Ardina Rinasa Aulia
Anissa Isnaini Nurrizqika
Falihah Azka 'Ulayya
Nur Laili Apriliana
Naila Aqillatul Allima
Alya Mukhbita Makarim
Nayla Amalia Putri
Ammara Ziska
Aqeela Mahsana
Naura Taqia
Lutvy Ervita
Agmalinda Rahmadinta
Nayla Amalia Putri
Ammara Ziska



Rabu, 10 November 2021

HARI PAHLAWAN

 

Nadya Salma Aya Sofia & Naura Nabila Ismail


- Pahlawan - 

Ilma Khalisatul Muntaha & Ardranitya Brilian Fery Marchfida


    Pahlawan (dari Bahasa Farsi: ﭘﻬﻠﻮﺍﻥ, "pejuang; pahlawan"). Kata “pahlawan” berarti orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, pejuang yang gagah berani. Hari pahlawan diperingati pada tanggal 10 November, tujuannya adalah untuk mengenang jasa para pahlawan yang sudah berjuang demi masa depan Indonesia dan peringatan hari Pahlawan 10 November untuk mengingat pertempuran Surabaya yang terjadi pada 1945.

    Tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 adalah "Pahlawanku Insipirasiku". Melalui tema itu, generasi muda Indonesia sekarang ini diharapkan dapat meneladani dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, generasi muda dapat memiliki semangat dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi nilai kepahlawanan.

    Hari demi hari berlalu. Bulan demi bulan, tetapi pahlawan tetaplah pahlawan. Pahlawan adalah dia yang berjuang memperjuangkan bangsa. Tidak hanya itu, seorang pahlawan juga memikirkan masa depan yang akan dihadapi oleh bangsanya. Tetapi pahlawan bukan hanya orang yang berjuang demi bangsa saja. Pahlawan juga seorang yang berjuang demi suatu keadilan dan demi hak orang lain yang harus didapatkan. Contohnya adalah seorang pengacara.

    Seorang pengacara berjuang demi mendapatkan hak dan kebenaran dari orang lain. Tidak hanya pengacara saja, banyak sekali pahlawan di dunia ini. Salah satunya adalah diri kita sendiri, perlu kita sadari, walaupun hanya satu kali saja, pasti kita pernah menjadi seorang pahlawan. Salah satunya membantu meringankan beban orang lain. Dan mungkin hal yang kita lakukan itu sangat berarti bagi orang lain.

    Bagi orang lain, bantuan dari seseorang sangat berarti saat kita kesusahan. Dengan begitu pasti seseorang yang dibantu akan sangat berterima kasih dan akan selalu mengenang jasa tersebut. Mungkin tidak semua orang bisa membalas jasa orang lain. Tetapi setidaknya pasti ada ucapan terima kasih.


Pantun

Nabila Auni Haya'









Sebuah Goresan Sang Pahlawan

Tsabita Amalia


Nusantara ini telah rimpuh di makan waktu

Mengingat dulu para serdadu berada di garis terdepan

Dengan gagahnya melawan seteru

Dentang jam berbunyi detik demi detik

Hari demi hari berganti tanpa kau sadari

Tak menggetarkan semangat juangmu

Yang terus menggelora di garis khatulistiwa

Cucuran keringat terus mengalir mengiringi langkahmu

Darahmu menjadi air bagi tanah kami

Dengan tekad setinggi langit

Untuk tanah ini engkau berkorban

Ketika sang pusaka dikibarkan

Disitulah kemenangan telah kau genggam

 Penjuru bumantara pun menjadi saksi

Bagaimana engkau memperjuangkan ibu pertiwi



Chanaya Joen Vitrialaras


 

Terimakasih Pahlawanku

Farah Shofa Nuhaa


Bagai patriot tanpa tanda jasa

Kau lindungi Indonesia dari penjajah nista itu

Rela menderita dan mati untuk negeri

Semua bakatmu kau kerahkan sampai titik darah

penghabisan

Pahlawan negeriku terima kasih ku ucapkan

Berkatmu negeri ini bisa menghirup kemerdekaan

Tak terbayang jika semangatmu hilang

Negeri ini takkan pernah bertahan



Annisa Amarany Nurrahmaningtyas 

Created by :

Nadya Salma Aya S

Naura Nabila Ismail

Ilma Khalisatul Muntaha

Ardranitya Brilian F. M

Nabila Auni Haya’

Tsabita Amalia

Chanaya J Vitrialaras

Farah Shofa Nuhaa

Annisa Amarany N



~ TERIMA KASIH ~


Selasa, 19 Oktober 2021

MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1443 H


KALA MAULID TIBA

 Mas Haris,adik-adik TPA biasa memanggilku dengan 2 kata itu.Yap,Setiap hari Senin dan Selasa sore dari ba'da ashar sampai adzan  Maghrib aku selalu menghabiskan waktu dengan mengajar TPA di masjid Al Falah dekat rumahku,masjidnya dingin,ada ACnya. Untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan TPA,dibagilah menjadi beberapa halaqah (kelompok) dan setiap halaqah dibimbing oleh remaja masjid yang salah satunya ialah aku.Fikria,Eko,Fauzan,Satria,dan Roy mereka adalah anggota halaqah Abu Bakar As Shiddiq dan aku sebagai pembimbing halaqah Abu Bakar As Shiddiq.Memang tak mudah menjadi pembimbing,aku harus mampu mengajarkan mereka cara membaca Quran yang benar dan harus tidak membosankan agar mereka antusias,ditambah lagi adik-adik ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda.Buat info aja,Selama pandemi ini kegiatan di TPA menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Hari ini adalah Senin,Seperti hari Senin biasanya,setelah salat ashar ini aku akan mendampingi halaqah Abu Bakar As Shiddiq di TPA.Salat ashar pun selesai,adik-adik mulai berkumpul dengan halaqahnya masing-masing,yap sambil gojek pastinya,tapi tenang,mereka mengenakan masker dan sudah cuci tangan,lagipula mereka menjaga jarak kok,serius.Selesai berzikir tiba-tiba aku ingat bahwa besok sudah tanggal 12 rabiul awwal,itu artinya besok adalah maulid Nabi Muhammad SAW.Dan benar saja,pengurus masjid Al Falah memanggil para remaja masjid dan meminta kami untuk menceritakan apa itu maulid nabi ke  adik-adik sesuai halaqahnya masing-masing.

Aku tak perlu bingung,karena Sebenarnya beberapa hari yang lalu para remaja masjid sudah diajarkan materi tentang maulid nabi oleh Ustaz Bekti selaku pengurus masjid Al Falah,Beliau juga menyampaikan bahwa pada hari maulid besok tidak ada kegiatan yang melibatkan warga setempat dalam skala besar,mengingat masih dalam situasi pandemi,namun kegiatan di TPA tetap dilaksanakan seperti biasa.Yang aku tak habis pikir kenapa aku bisa lupa kalau besok adalah hari maulid nabi.

Aku pun menghampiri halaqah Abu Bakar As Shiddiq,terlihat di situ Eko dan  Fauzan sedang mengobrol,sementara Roy dan Satria Nampak tenang dan tertib,dan Fikria sedang membaca sebuah buku.”Assalamualaikum adik-adik sekalian,semoga kalian sehat selalu ya,Eko …sama Fauzan diem dulu ya kita bakal berdoa dulu,siapa yang mau mimpin doa?” kemudian Roy spontan berkata “Aku mas!”,akhirnya Roy pun yang memimpin doa.Selesai berdoa aku mulai mengajak mereka masuk ke topik maulid nabi,”Siapa yang tahu apa itu maulid nabi?” kataku,semuanya terdiam bahkan Eko dan Fauzan yang biasanya rame sekalipun.Tiba-tiba Fikri dengan sedikit rasa malu menjawab pertanyaanku dengan elegan,dia menjawab “Setahuku maulid Nabi Muhammad merupakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad yang disertai tradisi peringatan yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad ﷺ wafat”,mendadak suasana jadi hening dan serius,untuk mencairkan suasana aku langsung nyeletuk “kamu liat google ya?”,sontak semua tertawa.

Aku melanjutkannya dengan bercerita tentang maulid nabi selama 30 menit,di tengah becerita,lagi-lagi Eko dan Fauzan mengobrol.”Ko,Zann…kok ngorol terus si?” kataku,”hehe ini lho mas si Eko bisa ngecheat di FF” balas Fauzan.”Lah…hubungannya sama maulid nabi apa ?” jawabku,kemudian Roy menyaut “mungkin di FF ada event maulid nabi mas”,aku hanya tersenyum dan melanjutkan cerita. Selama aku bercerita mereka mendengarkanku dengan antusias,ya tentunya mereka sesekali gojek.

Selesai bercerita secara mengejutkan Fauzan mengangkat tangan untuk bertanya,aku sangat senang dia bertanya.”Mas Haris,maulid nabi itu apa?” tanya Fauzan,sontak semuanya tepuk jidat.Aku menghela napas dan berkata “tadi kan udah dijelasin sama Fikri trus udah mas Haris jelasin juga kan…hadeh, maulid nabi adalah hari lahirnya Nabi Muhammad saw,sekarang tak tanya,Nabi Muhammad SAW lahirnya kapan?”,Fauzan menjawab “Kalo gak salah sih tanggal 12 Rabiul Awwal,bener gak mas?”,”Iya bener nabi lahir tanggal 12 Rabiul Awwal ,makanya setiap tanggal 12 Rabiul Awwal selalu diperingati sebagai hari maulid nabi dan tahun ini 12 Rabiul Awwal jatuh di hari Selasa besok” kataku.Aku melihat  Fikria ia nampak ingin sekali bercerita namun ia malu,”Fik,kamu mau tanya?” kataku,belum sempat Fikria berbicara,Eko tertawa sambil berkata “Palingan pengen ke toilet hahaha”,tiba-tiba Fikria pun membalas “Nggak kok,aku cuman pengen nanya ke mas Haris,mas tadi belum dijelasin tentang asal-usul perayaan maulid nabi, kok maulid nabi bisa jadi tradisi di Indonesia gimana,Mas?”.Jujur saja aku cukup terkejut mendengar pertanyaannya,”Oh iya mas Haris lupa nerangin yang bagian itu tadi,jadi tradisi perayaan maulid nabi dibawa ke Indonesia atau Nusantara pada waktu itu oleh Wali Sanga,gitu” jawabku.Kemudian Roy bertanya “Tadi kata mas Haris kan di beberapa daerah,setiap maulid nabi selalu ada acara perayaan,la di sini ada perayaan maulid nabi nggak mas?,aku kan orang baru di sini jadi nggak tahu”.”Kalau di sini biasanya cuman bersih-besih kampung aja sih,kan tanggal merah tu hari maulid nabi,jadi sekalian bersih-bersih,kan kebersihan sebagian dari iman,tapi tahun ini nggak ada kegiatan karena pandemi“.Fauzan menyahut “Emang hari maulid nabi libur?” tanyanya,”iya libur kok,kan tanggal merah tu,berarti besok kalian libur sekolah” jawabku.”Tapi,aku lihat di berita kalau hari liburnya diundur jadi hari Rabu di berita “ kata Fikria.Dan seketika aku tahu kenapa sebelumnya aku bisa lupa kalau hari Selasa besok adalah maulid nabi,aku membaca berita di sosial media secara tak lengkap sehingga aku mengira bahwa maulid nabi jatuh di hari Rabu,padahal hanya hari liburnya.

Aku tertawa sendiri mengetahui hal itu di depan Eko,Fauzan,Fikria,Roy,dan Satria,”Mas,kok ketawa sendiri?” tanya Satria.Aku hanya membalasnya dengan senyuman,aku juga mengingatkan ke mereka bahwa bentuk kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW adalah dengan menjalankan sunahnya dan bershalawat padanya.Jam sudah menunjukkan pukul setengah enam sore,aku segera menutup kegiatan dengan membaca doa penutup majelis,kemudian kami semua bersiap untuk salat Magrib.


Pengaruh Pendidikan Kepada Kualitas Anak Pedalaman


    Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika para anak yang tinggal di daerah pedalaman begiu sulit mendapat kehidupan yang bias dibilang layak seperti anak pada umumnya. Anak pedalaman kesulitan untuk mendapatkan air bersih, menempuh pendidikan yang sesuai dengan batas kelayakan pendidikan Indonesia dan sulit untuk mengikuti akan perkembangn zaman yang sedang terjadi seperti sekarang ini.

    Tidak hanya itu saja, tapi mereka bahkan tidak tahu dengan alat komunikasi seperti telepon genggam. Hal yang harus menjadi sorotan utama adalah betapa sulitnya mereka mendapat pendidikan yang bisa dibilang layak dan menempuh pendidikan dua belas tahun

    Pada kenyataannya tidak semua yang terjadi ini salah mereka, kesulitan mereka menjangkau lokasi sekolah menjadi masalah dikarenakan mereka harus melewati sungai terlebih dahulu. Tak hanya itu tapi mereka juga harus berjalan kaki terlebih dahulu yang jaraknya berpuluh puluh kilo meter, dan bahkan ada juga yang tidak menggunakan alas kaki.

    Kurangnya tenaga pengajar di pendalaman karena sulitnya mencari pengajaryang mau mengaraj di daerah itu juga begitu disayangkan. Padahal kualitas seseorang itu diukur dari seberapa jauh pendidikan yang sudah dicapai karena kualitas dari seseoranga yang hanya lulusan SD berbeda jauh dengan kualitas dari seorang sarjana. Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa pendidikan begitu berpengaruh terhadap kualitas sesorang anak pedalaman. 

PUISI

Sang Penerang Zaman

Ya Nabi Ya Rasulullah

Panutan kami, akhir dari segala nabi

Engkau datang menembus dinding kegelapan

Ketika jahiliyah menguasai zaman

Kaulah surya penerang umat manusia

Kaulah purnama ditengah gulita

Engkaulah cahaya di atas cahaya

Yang tak kan pernah padam

Hingga akhir zaman

 

Ya Nabi Ya Rasulullah

Allah menunjukmu memimpin umat Islam

Kepadamu ayat suci diturunkan

Yang kini terkumpul dalam kitab Al-Qur'an

Sebuah perintahNya yang harus engkau ajarkan

 

Ya Nabiyallah, Ya Habiballah

Kau ciptakan kedamaian

Ditengah kekacauan dan kebodohan

Kau datang mengubahnya menjadi ketentraman dengan kecerdasan

Yang Engkau bimbing kejalan keimanan dan ketaqwaan.

 

Ya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam

Kepadamu sholawat dan salam kami tujukan

Berharap syafaatmu di hari kemudian

Semoga kami umatmu, mendapatkan pengampunan.


PANTUN


Masak lodeh pake ebi

Supaya tambah sedap aromanya

Hari ini diperingati Maulud Nabi

Untuk mengenang kelahirannya

 

Ada awal ada akhir

Awal kegiatan ucap bismillah

Kelahiran Nabi yang terakhir

Nabi Muhammad kekasih Allah

 

Tidur dihotel sangatlah nyaman

Sebelumnya ngobrol di lobbi

Muhammad nabi akhir zaman

Sebagai penutup para nabi

 

Di lobi makan kue serabi

Serabi di bawa dari kota

Dengan peringatan maulid nabi

Semoga bertambah keimanan kita


KALIGRAFI




KARIKATUR

CERGAM


Kelompok 3
1.    Azra Zhafir Madindra Dika Putera
2.    Muhammad Fadhil Ilyas
3.    Muh. Bintang Airnanda Assalam
4.    Praba Grefian Falery Rizal F.
5.    Sladiano Rifky Ilham
6.    Habib Nur Rahmatullah
7.    Muhammad Azam Abdillah
8.    Cielo Saka Kurnia


Rabu, 29 September 2021

GERAKAN 30 SEPTEMBER (G30S PKI)

                                    

 

   Mengenang Sejarah Singkat G30S PKI

     Sebuah pengkhianatan terbesar yang dialami bangsa Indonesia, Gerakan 30 September 1965 / PKI atau G30S/PKI. Peristiwa G 30 S PKI terjadi pada malam hari tepat waktunya saat pergantian dari tanggal 30 Septemberhari Kamis, menjadi 1 Oktober pada hari Jumat tahun 1965 tepat tengah malam dengan melibatkan Pasukan Cakrabirawa dan Anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

  Gerakan ini bertujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan menginginkan pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan komunis. Gerakan 30 S PKI dipimpin oleh ketua saat itu, yaitu Dipa Nusantara Aidit atau sering dikenal dengan nama DN. Aidit. DN. Aidit gencar memberikan hasutan kepada seluruh masyarakat supaya mendukung PKI dengan iming-iming Indonesia akan lebih maju dan sentosa. DN. Aidit menurut pakar sejarah pada masa rezim Presiden Soeharto merupakan dalang utama gerakan 30 S PKI.

   Gerakan 30 S PKI bergerak atas satu komando yang dipimpin oleh Komandan Batalyon I Cakrabirawa, Letnan Kolonel Untung Syamsuri. Gerakan ini dimulai dari Jakarta dan Yogyakarta, gerakan ini mengincar Dewan Jendral dan Perwira Tinggi. Awal mula gerakan ini hanya bermaksud menculik dan membawa para Jendral dan perwira tinggi ke Lubang Buaya. Namun, ada beberapa prajurit Cakrabirawa yang memutuskan untuk membunuh Dewan Jendral dan perwira tinggi. Jendral yang dibantai oleh PKI diantaranya Jendral Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. Sisa Jendral dan perwira tinggi meninggal dunia secara perlahan karena luka penyiksaan di Lubang Buaya.

     Para Pahlawan Dewan Jendral dan Perwira Tinggi yang meninggal dunia atas kekejaman Gerakan 30 S PKI dan ditemukan di sumur Lubang Buaya adalah :

1. Jendral Anumerta Ahmad Yani (Meninggal Dunia di rumahnya, Jakarta Pusat. Rumahnya sekarang menjadi Museum Sasmita Loka Ahmad Yani)

2. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono

3. Mayor Jendral Raden Soeprapto

4.  Jendral Donald Isaac Panjaitan

5.  Jendral Siswondo Parman

6. Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun (Meninggal dunia di rumahnya)

7. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo

8.  Katamso Darmokusumo (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)

9.  Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)

10. Ade Irma Suryani Nasution (Putri Abdul Haris Nasution, meninggal di kejadian ini)

11. Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean (Meninggal di kediaman Jendral Abdul Haris Nasution)

    Atas kejadian yang membuat luka Bangsa Indonesia, rakyat menuntut kepada Presiden Soekarno supaya membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dengan rasa terpaksa akhirnya Partai PKI yang menjadi kekuatan bagi Presiden Soekarno dalam aksi “Ganyang Malaysia” di bubarkan. Selanjutnya Presiden Soekarno memberikan mandat pembersihan semua struktur pemerintahan nya kepada Mayor Jendral Soeharto yang terkenal dengan Surat Perintah 11 Maret 1966.


KARIKATUR:


CERPEN :

Eksekusi Para Pemberontak

    Kisah dimulai dengan kemunculan senandika Soleh, seorang yang ditahan Belanda setelah pemberontakan dipadamkan. Ia gelisah, menebak-nebak waktu, kapan kiranya eksekusi akan mengakhiri hayatnya. Ia lalu mengenang malam 12 November, saat aksi dijalankan. “Kawan-kawan, bertindaklah dengan serentak. Pimpin regu masing-masing dengan baik. Kita dan semua Rakyat yang kita pimpin harus yakin akan kemenangan—kemenangan buat hari depan kita rakyat yang tertindas. Kemenangan kaum yang lapar. Batavia adalah pusat kekuasaan kolonial, oleh sebab itu kita mendapat tugas besar untuk menumbangkan dan merebut kekuasaan dari tangan Belanda,” tutur seorang pimpinannya pada malam itu. Pasukan bergerak menuju kantor telepon dan menguasainya. Setelah itu mereka berencana menuju penjara Glodok. Namun, sebelum sampai ke sana, mereka keburu terkepung dan dicokok aparat kolonial. Kini Soleh dan kawan-kawannya mendekam di penjara: menunggu maut menjemput. 

      Saat ia duduk terpejam, aparat kepolisian menyeret tahanan baru dan menjebloskannya ke sel Soleh. “Akan kalian rasakan pada gilirannya nanti!” ujar polisi. Manusia-manusia kalah itu terkejut saat terdengar letusan senapan. Selang beberapa saat letusan terdengar lagi. Kawan-kawannya telah dieksekusi. Polisi datang dan memanggil Soleh. Kini saatnya ia dimangsa peluru. Sebelum benar-benar menjauhi sel, Soleh dan kawannya terlibat percakapan: saling menguatkan, saling mengingatkan bahwa kemenangan suatu saat akan memihak kepada mereka. “Sudah, sudah, jangan banyak cakap, anjing merah!” gertak polisi yang membawanya. Di lapangan tempat eksekusi, Soleh menolak matanya ditutup. Ia tatap algojo yang akan menghabisi jiwanya. Setelah peluru pertama mengoyak dadanya, ia berteriak: “Tembaklah! Tembaklah sampai peluru kalian habis untuk mengoyakkan tubuhku! Tapi komunisme tidak bisa kalian koyakkan dan kalian bunuh…!” Rentetan peluru berikutnya menghancurkan tulang rusuk dan memecahkan jantungnya. Soleh tak berkutik lagi. Kisah pun usai. 


KALIGRAFI:


PUISI:


Perjuangan


Air mata membasahi mata

Darah tergenang

Bangsa berguncang

Oh Tuhan saksikan perjuangannya


Darah-darah mengalir

Akan tetapi namamu tak berakhir

Jasatmu dingin nan kaku

Tapi wasiatmu tak lekang  waktu


Tekat elang rajawali

Bersatu untuk negeri

Kami jalankan amanah ini

Membangun Bumi Pertiwi


KOMIK:


PANTUN:

Jalan jalan ke gunung pati

Ke gunung pati beli kemiri

Kita semua harus siap mati

Demi mempertahankan NKRI






Written By:

Noval Abdillah
Muhammad Akbar Al Hafiiz Syaputra
Fairus El Had
Adi Mirza Wibawa
Rasendria Rakha Wiratmana 
Muhammad Fauzan alfatih
Rozi Rasyid Ridho 
Najmie Azkal Fahmi




Kamis, 09 September 2021

HARI OLAHRAGA NASIONAL 2021

 

Pernahkah terbesit pertanyaan di pikiran kalian

 “ kenapa ya saya sering olahraga tapi kok badan saya sering sakit-sakitan?”

“kenapa ya saya sering olahraga tapi kok kulit saya jelek?”

Jika pernah maka mari kita cari jawabannya bersama. Tapi sebelum itu coba bayangkan, jika ibu kalian menanam dua pokok mawar di taman belakang.

 Mawar yang satu selalu disiram dua kali sehari dengan air bersih dan satunya sama-sama disiram dua kali sehari, tapi karena tangan jail kalian mawar ke dua sering tersiram oleh oli, minyak, dan bensin.

Setelah satu minggu apa yang terjadi dengan mawar kesatu dan dua? Apakah sama-sama hidup? Atau mawar ke dua mati? Sudah pasti kanjikah  mawar ke dua akan mati karena ‘keracunan’.

Maka seperti itulah tubuh kita. Sejatinya setiap sel sudah menanda tangani jatah umur masing-masing ada yang 5 menit 10 hari bahkan hingga 120 hari setelah itu maka mereka akan mati dan digantikan sel-sel baru, namun karena kita yang terlalu usil dengan ‘mawar’ maka kita menyiramnya dengan oli, minyak, bensin, dan sebagainya maka sel kita akan mati sebelum kontrak mereka habis maka dari itu kita sering terkena penyakit degeneratif, ke pikunnya , penuaan dini, dan penyakit-penyakit lain.

Tapi itu baru risiko terkecil terkadang ada beberapa sel mati yang memberontak “ saya belum mau mati” dan sel itulah yang kita kenal sebagai kanker, sang pembunuh.

 Maka dari itu mari mulai sekarang kita perhatikan setiap makanan yang kita konsumsi. Inggat bahwa you are what you eat  Dan makanlah Makanan yang seimbang supaya mawar kita tumbuh sehat dan subur serta cantik tapi jangan lupa bahwa selain disiram juga perlu dipupuk, dipangkas dan lain sebagainya.

 Dengan cara olahraga, minum vitamin, istirahat cukup dan jaga pola makan.

stay save dan selamat hari olahraga!


CERPEN

Ketenangan


            Pagi itu langit begitu cerah, awan-awan yang berbentuk gelombang seperti ombak. Gumpalan awan itu bergerak pelan seakan-akan mengikutiku pergi ke sebuah dojo, Aku Dimas sebenarnya aku baru-baru ini mencoba mengikuti sebuah klub pelatihan beladiri.

Berjalan dengan santai sambil menikmati suasana diperjalanan, tapi tak lama kemudian aku melihat seorang gadis yang cukup cantik sedang diganggu oleh sekelompok orang yang berwajah sangar. Aku yang melihat itu langsung bergerak membantu gadis itu. Tampaknya mereka merupakan sebuah geng.

            Melihat aku yang mencoba menghentikan perilaku mereka membuat mereka marah. “Siapa kau?!” Bentak seorang diantara mereka, “Apakah kamu mencoba menjadi seorang pahlawan, minggir kau! Oh melihat pakaian yang kau kenakan tampaknya kau juga mempelajari beladiri huh?” Sambungnya.

“Kau tak perlu tahu namaku, aku hanya ingin memperingatkanmu agar jangan mengganggu orang lain.” Jawabku “banyak bacot kau, apa kau tak mengenalku aku adalah Andi bos geng Cobra.” Aku tak menghiraukannya dan menolong gadis itu berdiri serta menyuruhnya lari.

Tampaknya hal itu membuat Andi marah dan ingin menghajarku, tak ingin buang tenaga aku menendangnya cukup keras hingga ia terpental. Andi memerintahkan kelompoknya untuk menghajarku, dengan santai kupukul mereka satu persatu. Akhirnya mereka semua babak belur dan lari tunggang langgang.

Karena urusanku selesai aku melanjutkan pergi ke Dojo. Sesampainya disana aku langsung menuju ruang Latihan dan disambut oleh Kak Hiro dan gadis yang kuselamatkan tadi. Ternyata gadis itu bernama Rita yang merupakan adik dari Kak hiro selaku pelatih di dojo itu. “Namamu Dimas bukan? Terimakasih sudah menyelamatkan adikku.” “Ah bukan masalah yang besar kok kak.” Kak Hiro menghembuskan nafas dan menyuruhku agar berlatih lebih keras dalam pelatihanku.


PUISI

EMAS PERAK

 

Obor menyala

pelita nebula menjiwa

menebar mendebar hangat

       

di semesta raga yang megah

bergairah menggelora bola

 

metafora bulan bintang

dada bumi di tubuh matahari

menari-nari berlari-lari

melempar dilempar terlempar

menendang ditendang

 

bergulir membulir mengalir

nafas angin bersemilir

panahan dan tombak

hujan kemenangan

emas perak kemuliaan


KALIGRAFI


GAMBAR



KELOMPOK 2

Asyifudin Abror

 Rizky Harimurti Guritno

Panji Pramudya Putra

Dhiya Ulhaq Wafi'i

Muhamad Zidan Dicky Nasuha

Athallah Rafi Abdullah 

Husain Muh. Dzikri Prasetyo

Utsman Awwaludin

Hafidz Rafif Wibowo

Contact

Talk to us

Hubungi kami untuk kritik dan saran

Address:

Jl. Sumpah Pemuda No.62, Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57136

Work Time:

Every Day

Diberdayakan oleh Blogger.

BOM 2026

BATTLE OF MIND 2026       Oleh: Anggy Nayla Khalifa Battle of Mind 2026: Unleashing The Power of Thought in Shaping Tomorrow’s Worlds      ...

Cari Blog Ini